Mana yang Terbaik, Asuransi Konvensional Atau Asuransi Syariah?

Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah – Saat ini kebanyakan orang pasti sudah familiar dengan yang namanya asuransi. Dan semakin kesini masyarakat kita semakin paham dengan manfaat penting dari asuransi tersebut. Secara umum, produk asuransi sendiri dibagi 2 yaitu asuransi konvensional dan Asuransi Syariah. Tentu saja terdapat perbedaan diantara keduannya. Nah, pada kesempatan ini, kami akan bagikan informasi terkait 2 jenis asuransi tersebut. Lantas, mana kira-kira yang terbaik dan cocok bagi Anda?

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Pengertian Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah

Asuransi syariah merupakan layanan untuk saling melindungi dengan cara berinvestasi dalam bentuk aset (tabarru) dan adanya timbal balik berupa pemberian jaminan untuk menghadapi risiko tertentu melalui sebuah akad  yang sesuai dengan syariah. Sedangkan Asuransi Konvensional adalah asuransi dalam bentuk investasi dana yang bebas tapi dengan prinsip dan aturan tertentu, yang dibuat oleh perusahaan penyedia asuransi yang wajib disepakati dan ditaati bersama, untuk kesejahteraan para peserta asuransi.

Nah, dari pengertian masing-masing asuransi tersebut dapat digaris bawahi perbedaannya, yaitu asuransi syariah memakai akad hibah ( tabarru ) sesuai dengan syariat Islam, sedangkan asuransi konvensional memakai akad seperti perjanjian jual beli biasa, yang bergerak dalam bidang sosial dan ekonomi.

Perbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah

Ada beberapa perbedaan diantara dua jenis asuransi tersebut yang bisa dilihat dari beberapa segi, yaitu:

1. Pengelolaan Dana

Pengelolaan dana dalam asuransi syariah bersifat transparan dan digunakan untuk mendapatkan keuntungan bagi para pemegang polis asuransi. Sedangkan asuransi konvensional, perusahaan asuransi yang menentukan jumlah besaran premi dan berbagai biaya lainnya yang ditujukan untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan itu sendiri.

2. Kepemilikan Dana

Dana asuransi syariah menjadi milik semua peserta,  karena perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola dananya saja. Sedangkan asuransi konvensional, kepemilikan dana menjadi milik perusahaan tersebut, dimana dalam hal ini perusahaan memiliki wewenang penuh terhadap pengelolaan dan pengalokasian dari dana asuransi tersebut.

3. Sistem Perjanjian

Asuransi syariah menggunakan akad hibah (tabarru) yang didasarkan pada sistem syariah dan dipastikan halal menurut hukum Islam. Sedangkan dalam asuransi konvensional akad yang dilakukan hampir sama dengan perjanjian jual beli.

4. Pembagian Keuntungan

Pada asuransi syariah, semua keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan akan dibagikan kepada semua peserta asuransi. Sedangkan pada asuransi konvensional, seluruh keuntungan yang didapatkan akan menjadi hak milik perusahaan asuransi tersebut

5. Kewajiban Zakat

Pada asuransi syariah, peserta wajib membayar zakat dengan jumlahyang telah  disesuaikan dengan keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan. Sedangkan pada asuransi konvensional tidak ada kewajiban zakat.

6. Klaim dan Layanan

Pada asuransi syariah, satu polis digunakan untuk semua anggota keluarga, sehingga premi yang dikenakan juga akan lebih ringan. Sedangkan pada asuransi konvensional tidak demikian, setiap orang akan memiliki polis sendiri dan premi yang dikenakan  akan lebih tinggi.

7. Pengawasan

Pelaksanaan asuransi syariah diawasi langsung oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sedangkan dalam asuransi konvensional, asal dari objek yang diasuransikan tidaklah menjadi sebuah masalah, sehingga tidak ada pengawasan khusus.

8. Dana Hangus

Jika tidak ada klaim dalam jangka waktu tertentu, maka dalam asuransi konvensional dana premi Anda akan hangus. Sedangkan dalam asuransi syariah, tidak ada istilah dana hangus. Karena dana tersebut tetap bisa dicairkanwalaupun ada sebagian yang harus diikhlaskan untuk dana tabarrunya.

Nah, demikianlah diatas ulasan terkait perbedaan antara asuransi konvensional dengan syariah. Mana yang cocok untuk Anda,  tentunya Anda sendiri yang bisa menjawabnya.

Baca Juga:

cek saldo bni life, cara cek saldo bni life, cara cek polis bni life, gaji mandiri inhealth, cek saldo asuransi bumiputera, ansuransi bumi putra di lamongan, apa perbedaan garansi dan a, asuransi sinar mas syariah gorontalo, perbedaan car dan prudential, bagaimana cara tau bni lofe, Beda asuransi dan ga, bengkel asuransi jasindo bandung, cara cek saldo asuransi sinar mas, cara cek saldo bni life asuransi, cara lihat saldo asuransi jiwa bni life